Rabu, 25 Maret 2026

it's my diary...@ odaiba

Tak terasa sudah 1 tahun lebih aku tinggal di Tokyo dan khusus di Tokyo International Exchange Center (TIEC), Odaiba sudah 1 th per 1 Desember kemarin.. Di lingkungan TIEC ini tidak seperti lingkungan Jepang pada umumnya...karena yg tinggal disini berasal dari berbagai macam negara, bahkan ada 72 negara...dan untuk banyak hal kami selalu dibantu oleh JASSO. Disini banyak sekali teman2 yang berasal dari Indonesia...bahkan disini ada kami orang Indonesia ada perkumpulannya yang diberi nama Indodaiba...

Selama saya tinggal disini ada beberapa kegiatan yang saya ikuti...terutama kegiatan bersama dengan teman2 Indodaiba adapun kegiatan seperti;

*)Mengenalkan 'Makanan kecil Indonesia' di Koto-Ku Ward (kantor walikota dimana kami tinggal), antara lain 'Lapis Surabaya, Pisang Goreng dan minuman Sekoteng.

(Saya, Henny Untari, Rofita Suciati dan Yuri Wira).


*) Acara "LOH atau Love Our Home" yang diadakan oleh JASSO tgl 7 maret 2009 dilingkungan apartment dan kami penghuni diberikan kesempatan untuk buka Stand Makanan, menjadi peserta lomba 'Wedding Ceremony', dan mengisi acara 'Vocal Group'...
pada kesempatan acara ini saya berpartisipasi dibidang 'Stand makanan' dan 'Wedding Ceremony'. Untuk stand makanan kami ibu2 sepakat untuk menjual Bakso, Batagor dan Pisang Bakar dan alhamdulillah semua habis terjual pokoknya laku keras deh..... :) , sedang untuk wedding ceremony kami indodaiba group menampilkan adat istiadat dari Minang Kabau, dan saya ikut partisipasi sebagai salah satu MC yg mana mengenalkan tata cara adat perkawinan di Minang Kabau...

saya dan tim Wedding Ceremony (Saya, Dendi, Kunto, Benny, Bayu, Koko, Novaliana, Widya, Yuri, dan Ifa)

Untuk tim "Wedding Ceremony" memperoleh urutan kedua dan yang pertama diraih oleh teman2 dari China...walaupun di posisi 2, kami semua puas karena sudah berlatih dan menampilkan sebaik mungkin... :) bangga sih...walau untuk lingkungan terbatas...


*) INDONESIAN DAY,














Sabtu, 11 Oktober 2008

Hari yang tak menentu memberikan kesenangan dan akhirnya....

Setelah orang tua kami kembali, ternyata kami masih belum menemukan tempat untuk kami tinggal. Sedih rasanya tapi apa boleh buat keputusan utk pindah ke Tokyo sudah diputuskan dan tak mungkin utk kembali ke Jakarta. Seperti yang cukup populer "ya iyalah masa ya iya dong balik ke Jakarta, emang murah gitu" hehehe....

Tapi aku buatku juga merupakan pengalaman hidup yang harus dijalani. Akhirnya kami memutuskan utk mencari hotel lagi yang lebih murah dari sebelum dan nyaman utk anak2 kami, dan pilihan kami jatuh pada "TOKYO DOME HOTEL" ... waduh ternyata ya cuma beda berapa, tapi hitung-hitung sekalian menghibur diri dan anak-anak menikmati TOKYO.



3 hari kami tinggal di Tokyo Dome dan setelah itu kami mulai pindah lagi utk tinggal selama 4 hari di Guest Room Dorm "RIKKO KAIKAN" di Kotakemukaihara tempat suamiku tinggal sebelumnya. Oh ya suamiku di Tokyo karena mendapatkan beasiswa dari kantornya, dan dia kuliah untuk Program S2 di WASEDA University.

Duh.....sedih dan capek rasanya, baik aku atau suami karena pada saat itu masih bln puasa. Selama di dorm aku menjaga anak-anakku dan suamiku terus mencari tempat tinggal untuk kami ber 4, sungguh perjuangan yang tidak pernah kami bayangkan.
Akhirnya suamiku dapat tempat utk kami ber 4, tepatnya masih dalam kota Tokyo (pokoknya daerahnya masih ada dalam jalur kereta api di Tokyo hahaha...). Kami tinggal di daerah SUGINAMI-KU tepatnya di OAK APARTMENT, KAMI-IGUSA jarak dari stasiun hanya 2 menit (enak deh deket banget dan dekat ke tempat kuliah suamiku) dan ini hanya utk sementara karena utk ukuran uang mahasiswa yang sekolah dengan beasiswa aduuhh...gak cukup banget deh apalagi namanya tinggal di TOKYO yang semuanya serba muahaaaal....

ini tempat kami tinggal saat ini "OAK APARTMENT, KAMI-IGUSA SUGINAMI-ku, TOKYO



Kasihmu tiada terbalaskan

Selama aku dan suami mencari Apartment/apato, kami menitipkan anak-anak untuk di jaga oleh kakek neneknya. Mereka dengan senang hati dalam keadaan berpuasapun mereka mengajak anak-anakku berkeliling sekitar Tokyo. Yah.... itulah kalau kasih orang tua itu sepanjang jaman bahkan sampai ke cucunya pun mereka tetap mau melakukan hal yang mungkin cukup melelahkan buat mereka sendiri. Oleh karena aku selalu berdo'a untuk diberikan kesempatan berbakti kepada orang tua baik orang tua ku dan orang tua suamiku.
Bahagianya ke 2 anakku masih bisa merasakan kasih sayang dari
kakek dan neneknya.


Everything about my lovely family

Hai namaku Nova.....
aku ibu dari 2 anak perempuan yang masih kecil dan lucu-lucu. Pekerjaanku ibu rumah tangga. Sekarang aku dan keluargaku tinggal jauh dari kampung halamanku jauh dari keluarga besar kami.
Hari ini sudah 1 bulan 2 hari kami tinggal di negara yang jauh itu... tiada sanak saudara. Tapi karena kami selalu melewati selalu bersama, alhamdulillah sampai saat ini Allah SWT selalu memberikan kelancaran buat kami ber 4 (dan mudah-mudahan Allah akan selalu memberikan kemudahan dan kelancaran itu buat kami, amin). Disini aku ingin berbagi cerita dan pengalaman ku semua yang aku jalani.

Kami pindah ke negara yang terkenal dengan "bunga sakura" ini tepat di hari pertama bulan ramadhan, rasanya sangat berat untuk menjalaninya. Tapi buatku mungkin akan lebih baik karena lebih tidak enak lagi jika harus memikirkan suami harus tinggal sendirian disaat bulan ramadhan dan berlebaran sendirian, tanpa keluarga dan anak-anak disampingnya.
Padahal kepindahanku ini belum jelas akan tempat tinggal, tapi karena semua dijalani bersama bagiku tak masalah, toh ada pepatah jawa mengatakan "mangan ora mangan yang penting kumpul" dan itu yang memberikan kekuatan bagi kami.
ini kami waktu masih di Jakarta

aku & suami tercinta

Muthia




Hana